Intel Turbo Boost 2.0

Pemahaman Intel Turbo Boost 2.0
Fitur Turbo Boost mulai dikenalkan Intel sejak era processor Core-i pertamakali dirilis. Fitur ini hanya terdapat di Processor Intel Core i5 dan Core i7, baik Mobile maupun PC Desktop.
Pada dasarnya, Turbo Boost adalah kemampuan processor untuk melakukan overclock secara otomatis. Overclok sendiri adalah kemampuan processor untuk meningkatkan clock speed/frequency sesuai kebutuhan aplikasi yang berjalan.
 
Sebagai contoh :
Processor Intel Intel Core i5-3550 memiliki clock speed original 3.3 GHz. Tapi fitur Fitur Turbo Boost bisa meningkatkannya ke 3.7 GHz. Peningkatan clock speed ini masih dalam batas-batas aman operasi processor, baik dari sisi power, arus listrik maupun temperatur (panas). Selain itu pengaturan tidak bisa dilakukan secara manual.
Angka Turbo bisa dilihat pada kotak packaging processor, atau melalui aplikasi bawaan dari Intel.
 
Intel Turbo Boost 2.0
Sejak era Processor Intel Core i5, i7 generasi kedua dirilis (dikenal dengan kode “Sandy Bridge”), Intel mengenalkan versi terbaru Turbo Boost versi 2.0. Salah satu kemampuan yang membedakannya dengan version 1.0 sebelumnya adalah “kemampuan untuk mematikan (power-off) core yang tidak digunakan saat processor menjalankan aplikasi”.
Sebagai contoh :
Processor Intel Core i7 memiliki konfigurasi 4 core. Pada saat menjalankan aplikasi tertentu yang tidak membutuhkan core seluruhnya (misalnya hanya 1 – 2 core), maka core yang tidak berfungsi akan dimatikan (off). Ini berguna untuk menghemat daya, terutama pada Notebook yang berbasis tenaga baterai. Pada version 1.0 fitur ini belum ada.