Melindungi dan Mempertahankan Fungsi Jaringan Saraf

Melindungi dan Mempertahankan Fungsi Jaringan SarafDalam tubuh kita terdapat sistem saraf pusat yang mengendalikan berbagai aktivitas alat-alat tubuh kita. Sistem saraf pusat ini dalam menjalankan fungsinya membutuhkan adanya jaringan saraf. Jaringan saraf ini memiliki banyak fungsi penting terhadap tubuh kita jika sudah menyangkut rangsangan. Rangsangan dapat berasal dari luar maupun dalam tubuh,  yang biasanya diterima oleh panca indera kita. Dari panca indera, rangsangan atau yang kita kenal juga dengan nama impuls akan diterima oleh jaringan saraf, baru setelahnya dibawa dan diolah di bagian saraf pusat. Saraf pusat ini berada di sumsum tulang belakang dan otak. Seperti yang kita tahu otak merupakan pusat dari segala jaringan saraf yang ada di dalam tubuh kita. Rangsangan yang masuk dan diolah dalam otak nantinya akan dibalas menjadi sebuah reaksi yang dikirimkan ke bagian tubuh yang berkaitan. Fungsi jaringan saraf ini sangatlah penting dalam tubuh karena adanya rangsangan cahaya yang masuk lewat mata tidak akan bisa lihat tanpa adanya kerja dari sistem saraf kita.

Untuk melihat betapa pentingnya  fungsi jaringan saraf  ini, mari kita lihat ciri-ciri dari berbagai bagian jaringan saraf berikut ini:

  1. Akson atau Neurit

Bagian pertama dalam jaringan saraf adalah akson atau bisa juga kita sebut dengan neurit. Di bagian jaringan saraf memiliki ciri-ciri struktur yang panjang. Akson ini hanya memiliki satu filamen yang dibungkus oleh selaput myelin. Tugas akson ini adalah meneruskan rangsangan ke bagian sel lainnya dari badan sel.

  1. Badan sel

Bagian kedua yaitu badan sel yang memiliki tugas untuk meneruskan impuls atau rangsangan yang dari dendrit ke akson. Di dalam badan sel ini terdapat organel-organel yang diantaranya adalah mitokondria, inti sel, dan masih banyak lagi.

  1. Dendrit

Setelah badan sel, kita beralih ke dendrit yang memiliki fungsi sebagai penerus rangsangan ke badan sel. Ciri-ciri dari dendrit ini adalah memiliki struktur bercabang. Bagian cabang ini ukurannya pendek dan keluar dari bagian badan sel.

  1. Nodus Ravier

Sebelumnya kita telah membahas bagian dari jaringan saraf yang disebut dengan akson. Nah, Nodus ravier ini adalah bagian dari akson. Hanya saja, bagian ini merupakan celah pada akson yang tidak diselubungi selaput myelin.

  1. Terminal Akson

Selain nodus ravier, ada juga terminal akson yang juga berada di bagian akson yang biasa kita kenal juga dengan nama sinapsis. Terminal akson ini merupakan penghubung antar sel saraf. Di bagian inilah proses pemindahan impuls atau rangsangan terjadi.

Setelah mengenal bagian-bagian serta ciri-ciri dari jaringan saraf ini tentunya kita dapat melihat bahwa jaringan saraf ini memiliki peran yang sangat penting. Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika sistem saraf ini tidak berfungsi dengan baik. Tak hanya gangguan dalam menerima rangsangan saja, namun tubuh kita mungkin juga akan mengalami berbagai gangguan lainnya. Makanya, bagi anda yang mulai merasa mengalami gejala ringan dari gangguan sistem saraf ini sebaiknya segera mencari tindakan. Sebenarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah maupun mengatasi gangguan yang disebabkan adanya gangguan pada sistem saraf. Anda tidak perlu khawatir, ada cara mudah yang bisa anda lakukan jika mulai merasakan adanya gejala gangguan sistem saraf atau yang sering kita kenal dengan neuropati. Karena neuropati ini sering menyerang mereka yang kekurangan vitamin B, maka mengonsumsi suplemen vitamin dengan kandungan vitamin B kompleks sangatlah dianjurkan. Ini dia salah satu contoh produk suplemen vitamin B yang dapat dikonsumsi.

  1. Neurobion putih

Ada dua jenis produk neurobion yang dapat dikonsumsi sebagai suplemen vitamin B kompleks, dan jenis yang pertama yaitu Neurobion putih. Neurobion jenis ini bagus dikonsumsi oleh kita yang ingin mencegah ataupun mengawasi adanya neuropati. Selain mengonsumsi suplemen vitamin, memperbaiki gaya hidup yang kurang sehat juga perlu.

  1. Neurobion Forte

Jika Neurobion putih dianjurkan untuk mereka yang ingin mencegah dan mengatasi, maka Neurobion Forte ini dibuat untuk mereka yang mengalami gangguan sistem saraf. Fungsi jaringan saraf mereka biasanya mengalami gangguan akibat lanjut usia maupun penyakit diabetes yang mereka alami. Kedua keadaan ini membutuhkan asupan suplemen vitamin B kompleks yang berbeda dengan mereka yang baru mengalami gejala ringan saja.

Itu dia produk dari Neurobion yang dapat membantu anda dalam mengatasi maupun mencegah adanya masalah neuropati. Kita harus selalu waspada karena ada banyak hal yang bisa menyebabkan adanya gangguan dalam sistem saraf. Salah satunya adalah gaya hidup yang kurang sehat. Orang yang menjalani gaya hidup kurang sehat akan mengalami memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap gangguan sistem saraf dibandingkan mereka yang menjalani gaya hidup sehat.

kategori: