Membuka usaha alat listrik

Jumlah Masyarakat Indonesia yang terus meningkat membuat penggunaan akan kebutuhan listrik semakin meningkat. Disini kami melihat prospek bisnis alat listrik untuk kedepannya sangat maju pesat, karena apa penghematan pemakaian alat listrik sekarang ini banyak digalakan seperti lampu stop kontak, dll. jika dahulu penjualan hanya monoton begitu saja maka sekarang ini banyak peluang usaha dikarenakan penjualan alat listrik bukan sebatas lampu saja tetapi banyak sekali varian yang digunakan.
Bisnis alat listrik sendiri sebenarnya sudah berkembang menjadi banyak kategori. Toko yang menjual alat listrik seperti saklar dsb, tentunya pasti menjual lampu. Dan jika mereka menjual lampu, mereka juga akan menjual kabel. Dan di toko-toko yang terletak di perumahan, mereka juga menjual barang-barang kebutuhan rumah tangga yang menggunakan listrik, seperti senter, raket nyamuk dsb
Pelanggan yang ingin membuka usaha alat listrik banyak sekali. Kebanyakan mereka adalah orang yang mencari tambahan penghasilan di depan rumah mereka. Atau berencana untuk memulai usaha kecil di toko yang baru mereka buka. Atau menambah jenis barang di toko kelontong yang sudah mereka buka. Apapun latar belakang mereka, yang mereka tanyakan adalah hal-hal yang sama, yaitu:

  1. Fungsi dari tiap2 barang dan cara penggunaan nya
  2. Barang apa yang cepat laku (fast moving) atau yang harus dibeli dahulu?
  3. Kenapa saya harus membeli apa yang akan saya beli
  4. Berapa jumlah modal yang diperlukan?

Kami melihat perkembangan jaman sekarang ini banyak masyarakat mengatakan kita perlu perubahan untuk mendapatkan yang terbaik, alangkah baiknya sebelum kita memulai usaha sebaiknya kita memikirkan bagaimana peluang dan pangsa pasar yang terjadi di daerah kita akan buka, jika di kawasan teetentu kita bisa lihat berpa banyak toko-alat listrik yang membuka usahannya, jika dalam bisnis online kita juga butuh extra keras untuk melihatnya, adapun menurut pengalaman saya jika kita membuka usatu usaha perlu diperhatikan barang yang akan kita jual dan sasaran yang akan kita tuju, sebaiknya anda melihat itu dari sisi konsumen. Biasanya kita bisa melihat barang – barang yang akan kita jual sudah tepat sasaran atau belum.